Indahnya Kebersamaan
March 26th, 2011 by lischantikqta adalah pribadi yang merdeka,
tapi bukan berarti bebas berbuat apa saja,
ada aturan dan etika yang membatasi qta.
qta hidup pasti perlu bersosialisasi,
tak elok rasanya jika hidup egois tanpa mau berbagi bersama,
tanpa mendengarkan petuah sekeliling
kritikan bukan untuk lahirkan kebencian
qta di sini adalah satu keluarga
keluarga dalam satu naungan
ikatan keluarga tak hanya terbatas garis darah
ikatan keluarga ada dalam lingkungan kerja
sekian tahun kebersamaan terjalin dalam keluarga besar tempat mengabdikan diri
suka..
duka..
tawa dan canda di lewati bersama
meski terkadang
sering ada perbedaan pendapat
sering ada pertentangan dalam berbagai hal
tapi …
selalu kebersamaan atas nama keluarga besar tempat menjalankan tugas profesi mampu melebur perbedaan
menjadikan seia sekata dalam kebersamaan
sekian tahun qta bersama dalam alunan kehidupan ritme kerja
ada banyak kritik bertebaran
bukan berarti banyak permusuhan
tapi itu kritik untuk kebaikan
ada kala pertengkaran
tapi slalu berakhir dalam jabat erat perdamaian
ada berbagai angkatan dalam keluarga ini
angkatan yang tak 100 % sama dalam pola pikir
tak kurang dari 5 tahun kebersamaan berjalan
semua berjalan dalam kebersaman
berbagi cerita
berbagi kisah
berbagi uneg-uneg
masih lekat di ingatan tawa canda qta bersma
saat bersama anak menilai hasil karyanya
dan menikmatinya di ruang kelas ataupun di ruang kerja
ah… senyum ceria dan kekompakaan itu kini nyaris memudar
dulu…
qta selamu berbagi tanpa ada iri dan dengki
tanpa ada kecurangan
apa yang disajikan
apa yang terlihat
itulah yang qta nikmati bersama
tapi… kini…
kebersamaan itu sedikit memudar
oleh keegoisan segelintir orang
rasa egois menguasai
rasa memiliki merajai hati
membuta nurani untuk berbagi
ah…
aq kecewa dengan nurani yang membuta
aq kecewa dengan pola pikir yang terkontaminasi
5 tahun bersama rekan2 seprofesi
5 tahun tanpa kamuflase
hari ini mata aq terbuka
hari ini aq menyadari 1 hal
ajakan kebaikan tak selalu di tanggapi baik
hari ini aq pun menyadari satu hal
aq menikmati makan bersama rekan2 kerja dalam 1 piring makanan yang aq bawa
aq melihat ekspresi ceria saat aq bagikan pisang hijau yang aq bawakan
yang bisa di bagi pasti di bagikan
indahnya kebersamaan
merajut jalinan silaturahmi bersama rekan seprofesi
tanpa ingin menyembunyikan hal yang tak layak di sembunyikan
indahnya kebersamaan
menikmati semuanya dengan bersama
berbagi semuanya secara suka rela
qta harusnya sadar diri
dimana posisi qta
tak selamanya pengkotakan senior / pun junior terkesan negatif
kesenioran dalam hal tertentu haruslah di hargai
kejunioran dalam hal tertentu tetaplah di hargai
untuk yang junior..
jangan menutup mata untuk mengakui
jika senior memang ada kala lebih baik
untuk yang senior ..
jangan me nutup mata jika ada junior yang salah arah
rangkul dan arahkan dengan sebaiknya
jangan menjerumuskan dalam kesesatan
untuk junior…
dan jika yang senior ada yang salah arah
ingatkan lah untuk kembali ke arah yang lurus
membangun kebersamaan tak cukup dalam waktu sehari dua hari
setiap saat qta mesti menjaga kebersamaan dan tali silaturahmi
indahnya kebersamaan akan menjadikan dinamika ritme kerja semakin berwarna
24 Desember 2010
25 Desember 2010
tujuan pertama aq hari ini adalah TMII
Rute selanjutnya adalah Ancol
kesimpulan aq setelah ke dufan
puas menikmati suasana kota tua aq melanjut ke monas, tgl 26 adalah hari minggu hari libur dan untuk kali pertama juga aq bisa ngeliat car fre daynya jkt, ngeliat siomay yo pink dari bis transjakarta dan merasakan antri berdesak2kan demi naik transjakarta. dari halte busway pasar genjing- ke halte stasiun kota ga begitu antri, tapi dari stasiun kota ke arah monas antrinya lumayan panjang. minggu pagi suasana ga begitu bersahabat langit mendung, nyampe di monas pas hujan, dari pintu gerbang ke monas gerimis, aq terus melangkah ga peduli gerimis nanggung mo balik. saat itu bertepatan dengan kegiatan sepeda santai jadi monas ramai oleh orang2 yang bersepeda dan juga mengunjungi monas. basah kuyup aq, ga da t4 untuk berteduh, bersama orang2 aq ikutan memutari monas untuk mencari pintu masuk ke menara, tapi apa mau di kata kerana begitu banyaknya peminat semua pintu masuk di kunci, aq mau nekat ajah manjat tapi urug coz ning ngelarang licin kwatir aq terjatuh dan kena besi pagar.kecewa sih udah jauh2 datang ga bisa naik ke menara hanya bisa menatap dari kejauhan. menikmati segelas jahe gratisan mampu mengusir dingin dan sepiring pecel khas monas, tak lupa aq ikut periksa gratis tekanan darah yang di adain mahasiswa. hasilnya aq baik2 aja *ga ingat berapa per berapa*
selain langsat + daeng memang t4 yang pengen aq kunjungi adalah kantor 






